SEKILAS INFO
: - Senin, 03-08-2020
  • 4 bulan yang lalu / Sehubungan dengan intruksi Ibu Gubernur Provinsi Jawa Timur terkait wabah COVID-19, Maka SMK Anma mulai Tgl. 21/03/2020 kami nyatakan SISWA BELAJAR DIRUMAH MASING-MASING (Kecuali yang UNBK) dengan memanfaatkan media sosial seperti App. Google Classroom, atau grup whatsapp siswa sebagai media pembelajaran. Dan sekolah aktif kembali pada Tgl. 30/03/2020.
  • 4 bulan yang lalu / UKK SMK akan diselenggarakan Tgl. 31 Maret 2020. Bekerja sama dengan PT. Cipta Sarana Cendekia – Singosari Malang
  • 4 bulan yang lalu / SMK Anwarul Maarif adalah Satu-satunya Sekolah Menengah Kejuruan di Kec. Ambunten
SISWA BELAJAR DI RUMAH, SMK ANWARUL MA'ARIF MANFAATKAN GOOGLE CLASSROOM

SUMENEP – Dampak COVID-19, untuk mengoptimalkan proses pembelajaran dari rumah, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Anwarul Ma’arif Ambunten memanfaatkan aplikasi Google Classroom sebagai media penunjang pembelajaran. Karena sudah biasa digunakan oleh guru dan siswa, pemanfaatan dan proses pembelajaran pun menjadi lebih mudah.

“Sehingga, guru dan siswa tidak kaget melakukan pembelajaran dari rumah. Pengalaman guru dan siswa yang memanfaatkan aplikasi ini sangat bermanfaat untuk kondisi saat ini,” ungkap Kepala SMK Anwarul Ma’arif, Jamaatus Syuhur yang kerap disapa dengan Kanjeng Syuhur, Jum’at (20/3/2020).

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan tujuan yang dicapai oleh sekolahnya. Pihaknya tengah membangun sekolah berbasis ilmu teknologi dengan memperbarui konsep pembelajaran berbasis digital. Sehingga, diharapkan empat tahun ke depan sekolahnya mampu menjadi smart digital school. “Saat ini dalam proses pembangunan sistem IT,” ujarnya.

Kanjeng Syuhur menegaskan, selama masa pembelajaran di rumah, pihaknya sudah berkoordinasi dengan orang tua siswa untuk mengawasi peserta didik agar tidak ke luar rumah. “Kami telah mengadakan rapat internal. Secara resmi, kami sudah mensosialisasikan kepada orang tua dan peserta didik agar tak ke luar rumah,” terangnya.

Pihaknya pun telah menyampaikan informasi tersebut kepada seluruh warga sekolah tentang upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 melalui konten kreatif yang dibuat. “Informasi kami sampaikan di grup WhatsApp. Siswa dan orang tua juga kami beri tahu melalui aplikasi tersebut,” ucapnya.

Selain itu, tambah Kanjeng Syuhur, sekolahnya pun telah berinovasi membuat hand sanitizer yang diperuntukkan bagi tenaga pendidik di sekolah serta melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah. (warta-anma)

TINGGALKAN KOMENTAR