SEKILAS INFO
: - Minggu, 31-05-2020
  • 2 bulan yang lalu / Sehubungan dengan intruksi Ibu Gubernur Provinsi Jawa Timur terkait wabah COVID-19, Maka SMK Anma mulai Tgl. 21/03/2020 kami nyatakan SISWA BELAJAR DIRUMAH MASING-MASING (Kecuali yang UNBK) dengan memanfaatkan media sosial seperti App. Google Classroom, atau grup whatsapp siswa sebagai media pembelajaran. Dan sekolah aktif kembali pada Tgl. 30/03/2020.
  • 2 bulan yang lalu / UKK SMK akan diselenggarakan Tgl. 31 Maret 2020. Bekerja sama dengan PT. Cipta Sarana Cendekia – Singosari Malang
  • 2 bulan yang lalu / SMK Anwarul Maarif adalah Satu-satunya Sekolah Menengah Kejuruan di Kec. Ambunten

SEJARAH PENDIRIAN

Sekolah Menengah Kejuruan SMK Anwarul Ma’arif Ambunten atau disingkat menjadi SMK AM  didirikan pada tahun 2015 tepatnya pada tanggal 07 Juli 2015. Walaupun demikian, baru mendapat pengesahan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep yang ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sumenep Nomor: 420/87/434.101/2015 pada tanggal 28 Desember 2015. Namun sebagai peringatan kelahiran atau dies natalis ditetapkan pelaksanaannya pada tanggal 07 bulan Juli.

Kelahiran SMK Anwarul Ma’arif adalah seiring desakan Masyarakat dan program pemerintah untuk mengatasi banyaknya lulusan SMP yang kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi terutama buta terhadap Sekolah Kejuruan dalam memenuhi ketercukupan permintaan tenaga trampil oleh dunia usaha maupun dunia industri dan belum adanya SMK di Kecamatan Ambunten oleh karna itu  SMK Anwarul Ma’arif menjadi satu-satunya SMK di Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep.

Disamping itu lahirnya SMK Anwarul Ma’arif tidak semudah membalikkan tangan, membutuhkan waktu yang cukup lama mulai dari sosialisai, potensi, konsultasi, dan melalui perdebatan panjang dalam musyawarah akbar  yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pon. Pes. Buhurul Fawaid, dan dihadiri Ketua Yayasan, Guru, dan Tokoh Masyarakat serta Kepala Desa Tambaagung Barat. lahirnya SMK Anwarul Ma’arif  berawal dari usulan responden pada musyawarah tersebut dengan jenjang SMA, MA dan SMK. Karna ada tiga jenjang yang diusulkan sebagai pertimbangan maka pengasuh KH. MOH. BAHARUDDIN selaku Pimpinan rapat memutuskan sistem banyaknya suara dalam forum oleh karna itu akhirnya menemukan titik kesepakatan yaitu jenjang SMK yang merupakan suara terbanyak dari sekian responden rapat yang hadir dan akhirnya pimpinan rapat mengetuk palu dengan nama  SMK Anwarul Ma’arif sebagai sekolah lanjutan.

 

SMK  Anwarul Ma’arif didirikan dengan terdapat 1 Jurusan yaitu TKJ (teknik komputer & jaringan). SMK Anwarul Ma’arif  pada awalnya ditempatkan di SMP Anwarul Ma’arif (satu naungan Yayasan Al-Muniry) yang masih punya ruang sisa. SMP Anwarul Ma’arif sendiri beralamatkan di Alamat: JL. Raya KH. Ali Munir 01 Pon. Pes. Buhurul fawaid Desa Tambaagung Barat  Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep .  Dan kantor SMK Anwarul Ma’arif  Ambunten masih bernaung di kantor di SMP Anwarul Ma’arif, sedangkan untuk pembelajaran dipinjami ruang Aula SMP Anwarul Ma’arif. Sementara itu untuk kebutuhan praktik komputer SMK Anwarul Ma’arif  menggunakan Komputer TU di Kantor sekolah.

Mendekati akhir semester ganjil pada tahun itu (2015) pemerintah memberikan bantuan Komputer 10 Unit sedang saat itu SMK Anwarul Ma’arif belum punya ruang LAB, maka sebagai alternatif di pinjami ruang TPQ Al-Majidiy untuk digunakan sebagai ruang Lab Komputer dan tahun 2016 pemerintah memberikan bantuan RKB yang terdiri dari 3 ruang kelas yang berlokasi di belakang  SMP Anwarul Ma’arif. Pada tahun ke-III karena siswa yang mendaftar semakin banyak, pihak manajemen sekolah memutuskan untuk menempatkan kelas XII di ruang kelas milik TPQ Al-Majidiy yang sama-sama dibawah naungan Yayasan Al-Muniry juga sedangkan kelas X dan XI tetap memakai 2 ruangan sisa di SMP Anwarul Ma’arif.

Tahun 2017 mendapat kabar mengenai adanya bantuan ruang kelas baru tetapi harus ada lahan yang cukup untuk lokasinya, setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur  memutuskan untuk menempatkan lokasi baru yaitu di Dusun Komere Desa Tambaagung Barat  Kecamatan Sumenep  yang merupakan lahan pengasuh.  Lokasi tersebut jaraknya kurang lebih 150 meter dari lokasi SMP Anwarul Ma’arif, tetapi bangunan tersebut terdiri dari 1 gedung dengan 3 ruang, sehingga diputuskan untuk 2 Ruang Kelas X dan XI Sedangkan 1 Ruang untuk Kantor dan untuk Kelas XII Masih di Ruang TPQ berjajar dengan Ruang Praktik dan Laboratorium Komoputer. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di dua lokasi sekolah, sehingga muncul istilah kampus 1 dan kampus 2 atau kampus atas dan kampus bawah. Dan dalam hal ini cukup menguras tenaga bagi Guru, tenaga kependidikan maupun siswa. (AR)